Sedikit merefleksi obrolan singkat dengan bapak saya
di Syawal beberapa hari lalu. Intinya begini, berbicara tentang kehati – hatian
atau kewaspadaan (mawas diri). Hal tersebut ternyata tidak hanya berlaku pada
sesuatu yang buruk saja. Terkadang, malah lebih jelas terlihat pengaruhnya pada
sesuatu yang sering kita anggap baik. Misalnya menolong, mengingatkan orang lain
atau hal baik lain yang sering terjadi disekitar kita. Singkat saja segala
bentuk hal baik itu kita sebut sebagai PERJUANGAN!
Sabtu, 01 Agustus 2015
Sabtu, 11 April 2015
Rantau 5 : Nilai Kebermanfaatan yang Sering Disepelekan
Memasuki dunia
mahasiswa tentu belum cukup jika belum membahas tentang aktivitas mereka yang
dekat dengan kata ‘sibuk’. Dunia kampus yang membuat raga yang tak ingin hanya
berdiam diri, tawaran aktivitas dari berbagai kelembagaan kampus yang memanggil-manggil
untuk disinggahi. Apalagi, semangat para mahasiswa baru yang masih segar dan
belum sesak oleh polusi tuntutan kampus yang kian hari semakin menjadi-jadi.
Senin, 09 Maret 2015
DURI YANG MELINDUNGI
SEBUT SAJA GERCER
Sebenarnya bingung ingin menuangkan apa disini, udah terlalu lama berdebu. Berhubung grup whatsapp KPR yang selalu ada pembahasan setiap harinya (termasuk malam ini), jadi saya memutuskan untuk menulis tentang mereka, mengenang masa - masa indah itu, masa - masa bertemu dengan orang - orang luar biasa, masa - masa yang perlu dikenang dan sulit dilupakan.
Mari kita mulai...
Selasa, 18 November 2014
JADI BAIK? NGGAK CUKUP!
Alhamdulillah.. Allah senantiasa memberikan peluang untuk terus belajar. Termasuk membuat saya terus belajar menjadi orang baik. Ada sedikit kesimpulan dari proses belajar saya akhir-akhir ini. Kesimpulan yang semakin menegaskan saya bahwa,
Bukankah perubahan-perubahan besar itu milik orang-orang pemberani???
Sertakan Allah dalam setiap langkah....
Tetap tenang dalam perang...
Baik dulu, terus berani.
Pojok Polmas, yang panas, dan semakin mengganas.
"Menjadi orang baik saja tidak cukup. Namun, jadilah orang baik hati yang juga pemberani. Berani jujur, berani berkata dan bertindak, berani memutuskan, berani ambil resiko, berani mengakui kesalahan, berani menang juga kalah, berani beda, berani mempertahankan yang benar, berani melindungi, berani berkorban, dan berani mencintai."
Bukankah perubahan-perubahan besar itu milik orang-orang pemberani???
Sertakan Allah dalam setiap langkah....
Tetap tenang dalam perang...
Baik dulu, terus berani.
Pojok Polmas, yang panas, dan semakin mengganas.
Langganan:
Postingan (Atom)


